Langsung ke konten utama

TOPOLOGI JARINGAN DAN JENIS-JENISNYA

 

 Write by : nur hidayah (12191130) 

TOPOLOGI JARINGAN DAN JENIS-JENISNYA

 Dalam implementasi jaringan komputer, ada beberapa topologi jaringan yang digunakan. Topologi jaringan sendiri adalah suatu cara / konsep yang digunakan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih sehingga membentuk jaringan, berdasarkan  hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. 


Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna. setiap Jenis topologi yang dipilih akan mempengaruhi kecepatan komunikasi, untuk itu perlu diketahui kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Berikut Macam-macam Topologi Jaringan Komputer

1. Topologi BUS

 


 Topologi ini adalah topologi yang pertama kali digunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing-masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kabel harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan.

Karakteristik Topologi BUS:

Node – node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.

Sangat sederhana dalam instalasi.

Sangat ekonomis dalam biaya.

Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.

Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukanadalah Tconnector pada setiap ethernet card.

Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Kelebihan Topologi BUS

Tidak memerlukan sumber daya kabel yang banyak 

Biayanya juga lebih murah dibanding dengan topologi lainnya

Tidak terlalu rumit jika kita ingin menambah jangkauan jaringan

Sangat sederhana


Kekurangan Topologi BUS

Tidak cocok untuk Traffic(lalu lintas) jaringan yang padat.

Setiap barrel connector yang digunakan sebagai penghubung memperlemah sinyal elektrik yang dikirimkan, dan kebanyakan akan menghalangi sinyal untuk dapat diterima dengan benar.

Sangat sulit untuk melakukan troubleshoot pada bus.

Lebih lambat dibandingkan dengan topologi yang lain.

 

2. Topologi STAR

 


Seperti namanya susunan pada topologi STAR sama seperti lambang bintang yang biasa kita buat. Topologi ini memiliki node inti/tengah yang disambungkan ke node lainnya.

Karakteristik Topologi Star :

Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).

Bila setiap paket data yang masuk ke consentrator (HUB) kemudian di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.

Sangat mudah dikembangka.

Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.

Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Kelebihan Topologi Star :

Cukup mudah untuk mengubah dan menambah komputer ke dalam jaringan yang menggunakan topologi star tanpa mengganggu aktvitas jaringan yang sedang berlangsung.

Apabila satu komputer yang mengalami kerusakan dalam jaringan maka komputer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.

Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kekurangan Topologi Star :

Memiliki satu titik kesalahan, terletak pada hub.Jika hub pusat mengalami kegagalan, maka seluruh jaringan akan gagal untuk beroperasi.

Membutuhkan lebih banyak kabel karena semua kabel jaringan harus ditarik ke satu central point, jadi lebih banyak membutuhkan lebih banyak kabel daripada topologi jaringan yang la

Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.

Lalulintas data yang padat dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat.


3. Topologi RING

 


Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki performance tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang time-sensitive seperti video dan audio, atau ketika performance dibutuhkan saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.

Karakteristik Topologi Ring :

Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.

Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.

Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (kekiri atau kekanan) sehingga collision dapat dihindarkan.

Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM tipe 6).

Kelebihan Topologi Ring :

Data mengalir dalam satu arah sehingga terjadinya collision dapat dihindarkan.

Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server.

Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak kekiri atau kekanan.

Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

Kekurangan Topologi Ring :

Apabila ada satu komputer dalam ring yang gagal berfungsi, maka akan mempengaruhi keseluruhan jaringan.

Mendambah atau mengurangi komputer akan mengacaukan jaringan.

Sulit untuk melakukan konfigurasi ulang.


4. Topologi MESH

 


Topologi mesh adalah topologi gabungan dari  topologi Ring dan Star yang merupakan suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).

Karakteristik Topologi Mesh :

Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.

Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain.

Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit peralatan saja yang terhubung.

Kelebihan Topologi Mesh :

Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.

Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.

Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.

Kekurangan Topologi Mesh :

Sulitnya pada saat melakukan instalasi dan melakukan konfigurasi ulang saat jumlah komputer dan peralatan-peralatan yang terhubung semakin meningkat jumlahnya.

Biaya yang besar untuk memelihara hubungan yang berlebih.

 

5. Topologi Tree

 


Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.

Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.

Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.

 

6. Topologi Extended Star

 


Merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star yaitu :

Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, Sedangkan sub node berkomunikasi dengan node pusat. traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi. lalu lintas data mengalir dari node ke sub node pusat lalu diteruskan ke node dan kembali lagi. 

 Digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung. 

Kelebihan ::

Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus

Kelemahan :

Tidak dapat Digunakan kabel yang “kelas rendah” karena hanya menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.

 

 

 Sumber :

https://www.it-jurnal.com/pengertian-dan-macam-macam-topologi-jaringan-komputer/

https://sumarna.staff.gunadama.ac.id

Gambar :

https://dosenit.com

https://repository.bsi.ac.id

https://teorikomputer.com

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER

 Write by : nur hidayah (12191130)  PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER Jaringan Komputer memiliki beberapa perangkat jaringan, diantaranya ada Repeater, Bridge, NIC, dan lainnya.  Berikut merupakan penjelasan dari masing-masing perangkat tersebut . 1.      Repeater Repeater adalah perangkat yang berfungsi memperluas jangkuan sinyal yang belum tercover oleh sinyal dari server sehingga wilayah yang tidak dapat menangkap sinyal, bisa menangkap sinyal. Repeater juga dapat diartikan sebagai perangkat yang digunakan untuk menerima signal data dan kemudian mengirimkan kembali signal data yang diterima dengan daya yang lebih tinggi. Perangkat ini banyak digunakan pada sistem jaringan yang memiliki jangkauan yang cukup luas dan cukup jauh. Dengan adanya perangkat Repeater, kualitas data yang dikirim dari satu node akan sama dengan kualitas data yang diterima pada node yang lainnya. Perangkat ini ada beberapa jenis dan tentunya digunakan sesuai deng...

Jenis-Jenis Jaringan Komputer

  Pengertian jaringan komputer Sebelum masuk pada pembahasan mengenai apa saja jenis dan macam – macam perangkat jaringan komputer, kita harus mengenal terlebih dahulu pengertiannya. Jaringan komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lain dan digunakan untuk berbagai sumber data. Setiap titik akhir dalam suatu jaringan memiliki tanda pengenal, yang biasa disebut dengan alamat IP atau alamat  media access control . Endpoint dapat mencakup server, komputer, telepon, dan perangkat keras ( hardware ) jaringan yang lain. Jaringan komputer (jarkom) dapat dibuat dengan menggunakan gabungan dari teknologi kabel dan  wireless . Jaringan dapat bersifat private maupun publik. Dalam penggunaan jaringan private, biasanya memerlukan akses user untuk memasukkan kredensial berupa kata sandi yang dimasukkan secara manual oleh administrator atau diperoleh langsung oleh pengguna. Untuk penggunaan jaringan publik seperti i...

INFRINGEMENTS OF PRIVACY PADA ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

  MAKALAH RINGEMENTS OF PRIVACY Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi Disusun Oleh: NUR HIDAYAH 12191130 Program Studi Sistem Informasi Kampus Kota Tegal Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika 2022           KATA PENGANTAR           Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga pada akhirnya kelompok dapat menyelesaikan tugas makalah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi. Penulisan ini disajikan dalam bentuk buku yang sederhana, adapun judul penulisan yang diambil adalah  “Infringements of Privacy”.             Tujuan penulisan ini dibuat untuk mendapatkan nilai Tugas 10 pertemuan ke-13 pada Program Diploma Tiga (DIII) Program Studi Sistem Informasi pada Fakult...